
MALANG - Pemerintah mulai memperluas program penguatan ketahanan pangan nasional dengan menjadikan gula dan kedelai sebagai komoditas prioritas setelah keberhasilan meningkatkan produksi beras. Langkah tersebut ditandai dengan pelaksanaan panen raya serentak di 43 titik di berbagai wilayah Indonesia yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto dari Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Panen raya tersebut mencakup tiga komoditas utama, yakni padi, tebu, dan kedelai. Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk mempercepat terwujudnya swasembada pangan melalui sinergi lintas sektor, termasuk dukungan TNI dalam pendampingan produksi pertanian.
Dalam pelaksanaannya, panen tebu dilakukan di delapan lokasi, panen padi berlangsung di 31 titik, sedangkan panen kedelai digelar di empat lokasi. Pemerintah menilai kolaborasi tersebut menjadi langkah penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketersediaan pangan nasional.
Selain menjaga keberhasilan produksi beras, pemerintah kini berupaya meningkatkan hasil gula dan kedelai guna mengurangi ketergantungan terhadap pasokan impor. Upaya ini diharapkan mampu memperkuat kemandirian pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di berbagai daerah.
Melalui program panen raya serentak, pemerintah juga menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan berbagai kementerian, lembaga, pemerintah daerah, serta unsur TNI agar target swasembada pangan dapat tercapai secara berkelanjutan.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |