
GAZA - Hamas mengonfirmasi telah tercapainya kesepakatan mengenai pelucutan senjata di Jalur Gaza. Namun, kelompok tersebut menegaskan bahwa pelaksanaan kesepakatan hanya dapat dilakukan apabila Israel menjalankan komitmennya untuk menarik pasukan secara bertahap dari wilayah tersebut.
Dalam pernyataan yang disampaikan seorang pejabat Hamas, disebutkan bahwa pembahasan mengenai pelucutan senjata telah menghasilkan kesepakatan. Bersamaan dengan itu, disetujui pula mekanisme penarikan bertahap militer Israel dari Jalur Gaza.
Hamas meminta negara-negara mediator bersama Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) memastikan seluruh isi kesepakatan dipatuhi oleh Israel. Menurut kelompok tersebut, keberhasilan implementasi bergantung pada komitmen semua pihak terhadap perjanjian yang telah disepakati.
Anggota tim negosiasi Hamas, Ghazi Hamad, menjelaskan bahwa keputusan menerima kesepakatan diambil demi melindungi warga Gaza dari dampak perang yang berkepanjangan. Ia menambahkan, proses pelucutan senjata akan berjalan seiring dengan penarikan pasukan Israel, pembentukan Komite Nasional, serta dimulainya rekonstruksi wilayah Gaza.
Hamad menegaskan bahwa Israel tidak akan memiliki kewenangan dalam proses pelucutan senjata. Tugas tersebut sepenuhnya akan dijalankan oleh Komite Nasional yang dibentuk berdasarkan kesepakatan.
Ia juga memperingatkan bahwa Hamas tidak akan melaksanakan bagian mana pun dari perjanjian apabila Israel gagal memenuhi kewajibannya, khususnya terkait penarikan pasukan dari Gaza. Menurutnya, proses negosiasi berlangsung cukup sulit, namun kedua pihak berupaya menemukan formula terbaik untuk mencapai penyelesaian.
Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa Board of Peace berhasil mencapai kesepakatan mengenai pelucutan senjata Hamas beserta kelompok bersenjata lainnya di Jalur Gaza. Dalam pernyataannya, Trump menyebut kesepakatan tersebut sebagai langkah penting menuju perdamaian dan keamanan jangka panjang di kawasan.
Trump juga menjelaskan bahwa pelaksanaan kesepakatan akan dilakukan secara bertahap. Penarikan pasukan Israel akan berlangsung bersamaan dengan proses pelucutan senjata, sementara Pasukan Stabilisasi Internasional (International Stabilization Force/ISF) bersama kepolisian Palestina yang baru akan bertugas menjaga keamanan di Gaza selama masa transisi.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |