
KUALALUMPUR - Koalisi Barisan Nasional (BN) yang dipimpin Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO) meraih kemenangan telak dalam Pemilihan Dewan Legislatif Negara Bagian Johor yang digelar Sabtu (11/7/2026). BN memenangkan 48 dari 56 kursi yang diperebutkan, meningkat dari 40 kursi pada pemilu 2022.
Sebaliknya, koalisi Pakatan Harapan (PH) yang dipimpin Perdana Menteri Anwar Ibrahim hanya memperoleh delapan kursi, turun dari 12 kursi. Sementara itu, Perikatan Nasional (PN) gagal mempertahankan seluruh 16 kursi yang sebelumnya dimenangi.
Tingkat partisipasi pemilih mencapai hampir 70 persen, naik dibandingkan sekitar 54 persen pada pemilu 2022. Hasil tersebut menunjukkan bahwa tingginya partisipasi pemilih kali ini tidak menghambat kemenangan petahana di Johor.
Sejumlah analis yang dikutip CNA menilai hasil pemilu mencerminkan ketidakpuasan sebagian pemilih terhadap kinerja pemerintah federal, terutama terkait isu ekonomi, seperti inflasi, pengangguran, dan pertumbuhan investasi. Selain itu, pelaksanaan sejumlah agenda reformasi juga dinilai belum memenuhi harapan sebagian masyarakat.
Artikel tersebut juga menyoroti penurunan perolehan suara Partai Aksi Demokratik (DAP), komponen utama PH. DAP hanya memenangkan enam kursi, sedangkan Asosiasi Tionghoa Malaysia (MCA), yang merupakan bagian dari BN, memperoleh delapan kursi dan merebut beberapa daerah yang sebelumnya menjadi basis dukungan DAP.
Meski demikian, para pengamat mengingatkan bahwa kemenangan BN di Johor belum dapat dijadikan indikator pasti kebangkitan UMNO di tingkat nasional. Menjelang Pemilu Federal Malaysia yang dijadwalkan paling lambat pada 2028, seluruh partai politik masih menghadapi tantangan untuk menawarkan solusi yang mampu menjawab persoalan ekonomi dan memenuhi harapan pemilih.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |